Deklarasi Lintas Agama Dukung Jokowi – Ma’ruf di Rumah Rakyat 01


Jatim22.com, Surabaya – Deklarasi Lintas agama dukung Jokowi – Ma’ruf jelang pilpres 2019 berlangsung di kantor Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur (MPW PP Jatim), yang sekaligus dijadikan Rumah Rakyat Jokowi di Jl. Jaksa Agung Suprapto 21 Surabaya. Jum’at, (1/3/19). Usai sholat Jum’at.

Dalam acara ini dihadiri oleh pemuka agama, diantaranya Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Kong Hu Cu.

Forum beda agama, itu adalah sebuah kommunitas beda agama tapi mesra di ketuai oleh KH. Drs. Ahmad Suyanto. ” Komunitas ini di bentuk untuk mendukung pemerintah Jokowi – Jusuf Kalla dan sekarang akan digantikan oleh Jokowi – Ma’ruf Amin saat Pilpres 2019 nanti, kami semua ini sepakat mendukung beliau lagi,” ujarnya.
Deklarasi ini juga dihadiri Founder La Nyalla Academia beserta ratusan anggotanya, ikut mendukung Deklarasi Lintas Agama mendukung Jokowi – Ma’ruf saat Pilpres 2019.
Beberapa poin penting yang dibacakan dalam deklarasi tersebut antara lain.

1. Mendukung dan mendorong Pemilu 2019 dilaksanakan dengan aman tertib jujur adil dan tanpa tekanan serta diikuti oleh setiap warga negara republik Indonesia yang tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku sebagai pesta demokrasi yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persatuan sebagai anak bangsa.

2. Mendukung penuh empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila UUD 1945 bhinneka tunggal Ika dan negara kesatuan republik Indonesia sebagai pilar bangsa yang kita cintai bersama yang tidak dapat diganggu gugat

3. Mendukung pemimpin yang berpihak pada kepentingan dan melindungi bersih dari korupsi dan beban masa lalu yang melihat jauh kedepan serta membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bangsa-bangsa lain di dunia

“Oleh karena itu kami mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo dan Kiai Haji Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden republik Indonesia dalam pemilu 2019,” kata Achmad Suyanto.

Lanjutnya, ” Acara ini diselenggarakan agar semua umat beragama rukun dalam perbedaan yaitu Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman agama bukanlah perbedaan, namun inilah Pancasila. jangan sampai ada perpecahan atau permusuhan, ” pungkasnya.(red)


Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*